بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Jangan kau habiskan walau hanya satu malammu dengan tidur, Sahabatku yang menawan,
maka pelbagai rahasia-Ku akan menghampirimu.
Matahari malam hari akan menghangatkan malam-malammu;
Pelbagai misteri kerajaan-Ku akan membuka pandangan matamu.
Malam ini berharap-Ku, lawanlah dirimu sendiri dengan keras! Jangan tidur.
Melalui keagungan malam kau akan menemukan bahwa Aku lah kebahagiaanmu.
Kecantikan malam akan menyingkap dirimu demi-Ku;

Seseorang yang tidur tidak pernah mendengar bisikan-bisikan-Ku;
Bukankah saat malam ketika Musa melihat semak belukar yang terbakar oleh api,
dan mendengarkan titah langsung dari-Ku?
Pada malam-malam ia selalu memperjalankan dirinya,
hingga ia mendapatkan kemenangannya: menemukan api!
Itulah kehidupan sebenarnya dimulai, malam pembuktian cinta pertama
Sehingga kecemburuan dari pandangan matamu tak dapat disembunyikan ketika melihatnya.

Dunia bisa berhenti berputar, bisa tidur;
Tetapi pecinta sejati melakukan perjalanannya tiap malam bersama Tuhan…

Setiap malam Tuhan membisiki kita,
“Bangkitlah, pergunakan waktu malam dengan kecantikan dirimu, wahai manusia yang malang! Jika tidak, maka engkau akan menyesalinya pada saat ruh dan jiwamu dipisahkan-Ku dari tubuhmu.”

– “Odes”, Teachings of Rumi –

Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Dwi Afrianti.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ