Tafsir Qs. Al-‘Ashr –Muyiiddiin Ibn ‘Arabi

Penerjemah: Cecep Ramli Bihar Anwar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

وَالْعَصْرِ [١٠٣:١]

Demi masa.

إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ [١٠٣:٢]

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُواالصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ [١٠٣:٣]

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

———–

Satu

وَالْعَصْرِ [١٠٣:١]

Demi al-‘Ashr.

TAFSIR:

Al-‘Ashr, adalah kata benda yang berarti “perasan”, diambil dari kata kerja “memeras atau menyaring”.

Demi “perasan” Allah terhadap manusia dengan ujian, mujaahadah, dan riyadhoh sehingga memunculkan manusia pilihan.

Hadits Nabi Muhammad saw.

“Ujian tunduk kepada para nabi, lalu para wali, kemudian sejenisnya, dan kemudian sejenisnya.”

“Ujian adalah salah satu cambuk Allah yang dengannya Dia mengarahkan hamba-hamba-Nya kepada-Nya.”

Allah bersumpah “demi al-‘Ashar”, yakni dengan bentangan masa berikut peristiwa-peristiwa di dalamnya, peristiwa-peristiwa yang terjadi bersamanya berikut penyebabnya yang tak lain dari bentangan masa itu (dahr).Pada umumnya, manusia menisbatkan pelbagai perubahan kondisi dan situasi pada masa, dan menyangka masa sebagai penyebab haqq yang sangat mengesankan akal mereka, padahal penyebab haqq hanya Allah.

Hadits Rasulullaah saw.

“Janganlah engkau mencela masa, karena Allah swt. Sesungguhnya Allah adalah masa.”

Allah Sang Maha Agung, selalu menampilkan shifat danaf-al-Nya di dalam lokus masa.

Dua

إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ [١٠٣:٢]

Sesungguhnyamanusia itu benar-benar dalam kerugian,

TAFSIR:

Allah bersumpah, bahwa sesungguhnya orang yang ter “hijab oleh masa dari-Nya benar-benar merugi. Mereka merugi karena “modal hartanya”, yaitu cahaya fitrahnya telah diganti dengan kehidupan dunia. Mereka senang menyia-nyiakan sesuatu yang haqq hanya untuk hal-hal fana.Sifat Mereka telah terhijab oleh sesuatu yang bersifat duniawi.

Tiga

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُواالصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ [١٠٣:٣]

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supayamentaati di dalam haqq dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

TAFSIR:

Mereka mengetahui bahwa tidak ada penyebab haqq melainkan Allah, dan mereka lepas dari hijab masa.

Sesungguhnya manusia yang hanyut di dalam hijab duniawi sungguhlah merugi, kecuali mereka yang memiliki ilmu dan amal. Mereka berupaya keras beramal shaleh sehingga mereka menjadi hamba yang beruntung dengan bertambahnya cahaya fitrah menjadi cahaya kesempurnaan.

Mereka saling menasehati di dalam haqq dan juga saling menasehati untuk bersabar atas “perasan” Allah kepada tiap diri yang pada akhirnya akan menyaring mereka menjadi manusia pilihan Allah.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ