بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Perkembangan Musik Anak Usia 2 – 3 Tahun

Ketika anak-anak mulai belajar untuk memahami hubungan antara kata-kata dengan maknanya, orang dewasa dapat menyediakan hal-hal menyenangkan dan latihan-latihan mendidik yang akan memperkuat pemahaman mereka. Perkenalkanlah frase-frase musikal atau lagu-lagu singkat disertai gerakan.  

Ames (1970, p. 85),  

“Pada usia 21 bulan, kata “atas” dan “bawah” merupakan bagian dari kata-kata favorit anak.”

 

Selama periode preschool, kita sebaiknya mengakomodasi ritme tubuh  anak-anak daripada memaksa anak-anak untuk mengikuti beat yang diperdengarkan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pertama kali mengamati dan mendengarkan secara penuh perhatian ketika mereka bertepuk tangan, berjalan, berlari, melompat, berputar, menjinjit, dan sejenisnya, kemudian sediakan hal-hal pendukung yang dapat disesuaiikan dengan ritme tubuh  mereka sendiri.

Mereka memilih sendiri jumlah ketukan  mereka. Mereka menyukai lagu-lagu lucu, bereksperimen dengan pelbagai instrumen musik walaupun belum cukup mampu untuk secara rutin bermain musik dalam waktu pendek sekalipun. Perkenalkan banyak instrumen musik, mulai dari suara, bentuk, dan namanya, sehingga anak-anak lama kelamaan mampu membedakan suara-suara instrumen tanpa harus melihat. Perkenalkan juga bagaimana cara memproduksi efek suara-suara tertentu yang sering didengar sehari-hari dalam lagu-lagu, cerita, atau permainan bersama mereka.

Konsep yang minimal dikuasai :

Atas – bawah, Berputar : naik-turun, terbang, tikus mengendap, lompat, bouncing, berayun, rocking, berputar berkeliling.

Perkembangan Musik Anak Usia 3 – 4 Tahun 

 

Menikmati permainan dalam bentuk nyanyian dan warna instrumen musik  (untuk seterusnya memerlukan eksplorasi, ekspreimen, dan memanipulasinya). Suka mendengarkan cerita, bahkan menyimaknya agar dapat diceritakan kembali. Sudah cukup mampu memainkan instrumen musik dalam waktu lebih lama.

Anak-anak mulai mampu beradaptasi dan mengendalikan respons rhytmic mereka – sementara

menggerakkan tubuh mereka dalam pola rhytmic yang diminta atau sambil memainkan instrumen musik. Perkenalkan secara rutin ritme dan melodi instrumen untuk meningkatkan aktivitas musik mereka. Bermain musik bersama (ensemble) teman-teman lebih disukai daripada bermain solo.

Konsep yang minimal dikuasai :

Angka dan warna dalam musik, perbedaan titi nada, mengulang-ulang melodi, pola irama, staccato singing & playing.

Perkembangan Musik Anak Usia 4 – 7 Tahun

 

Menikmati aktivitas musik dapat menghasilkan keseimbangan lahir dan bathin. Mereka suka mendramatisasi lagu-lagu, cerita, dan puisi. Mereka senang mendengar cerita tentang musik, dan bermain peran dalam drama musikal. suka berbicara hal-hal ‘tinggi’, sangat menyukai kalender (almanak), dan hampir dapat menyebutkan nama hari dalam seminggu. Mereka menyukai jam juga, walalupun belum dapat menyebutkan waktunya. Hampir sangat dapat beradaptasi dengan bunyi kata-kata dan membentuk matematika komputasi. Berminat terhadap lingkungan sekitar dan komunitas bermainnya, juga lingkungan tempat orang-orang dikenalnya berada. Tidak terlalu berminat terhadap lingkungan yang jarang dikunjungi. Sudah lebih gampang dan siap untuk bermain dalam kelompok lebih besar.

Hal-hal yang perlu diperhatikan :

1. Jangan terlalu sering menggunakan lagu bernada tinggi.

5. Rhythm dan melody instruments harus terbuat dari bahan yang berkualitas baik dan bersuara bagus.

 

Konsep yang harus dikuasai :

Memperkenalkan notasi musik melalui permainan matematika. Konsep dan terminologi musik, seperti lembut dan keras, nada tinggi dan rendah, beat teratur dan tidak teratur, datar dan tidak datar, dapat menjadi bagian dari kosa kata dan pemahaman anak-anak dalam nyanyian, gerakan, bermain alat musik, mencipta lagu, puisi, dan gerakan. Ketika anak-anak belajar menyanyi, mereka harus diberi kesempatan untuk melatih tangga nada suara mereka. Latihan dan kematangan belajar akan menolong untuk  mengetahui tangga nada suara mereka sesungguhnya.

 

Perkembangan Musik Anak Usia 7 Tahun

 

Boleh saja  melakukan kegiatan yang dilakukan untuk anak usia 4 – 7 tahun, namun lebih sering langsung bereksplorasi dengan alat musik untuk permainan yang lebih serius dan menuntut konsentrasi.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Sumber:

Buku “MUSIC: A Way of Life for The Young Child”, Bayless and Ramsey.

Buku “Teaching Music in Today´s Secondary Schools”, Bessom, Tatarunis, and Forcucci, 1980 .